HSU — Personel Polsek Amuntai Utara melaksanakan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Rabu (Waspada Kelembaban Tanah, Jagung Poktan Sungai Bayan di Desa Panangkalaan Mulai Menguning**
) mulai pukul 10.30 Wita hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan rutin Polri terhadap lahan pertanian binaan di wilayah hukumnya.
) mulai pukul 10.30 Wita hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan rutin Polri terhadap lahan pertanian binaan di wilayah hukumnya.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan tersebut sudah mencapai ketinggian 80 hingga 110 sentimeter. Namun, petugas menemukan adanya kendala pada kondisi tanaman: sejumlah daun jagung mulai menguning akibat kondisi tanah yang lembab dan basah, sehingga pertumbuhan tanaman sedikit terganggu.
Kapolsek Amuntai Utara IPDA Ngatiman menyampaikan bahwa temuan ini menjadi perhatian khusus agar segera dikoordinasikan penanganannya bersama petani dan instansi terkait.
"Kami akan terus memantau kondisi lahan ini secara berkala. Jika ditemukan kendala seperti kelembaban tanah yang berlebih, kami koordinasikan dengan petani maupun penyuluh pertanian agar segera dicarikan solusi, sehingga pertumbuhan jagung bisa kembali normal," ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran personel Polri di tengah petani bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra dalam mengidentifikasi hambatan di lapangan sedini mungkin. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas jagung di Desa Panangkalaan tetap terjaga meski sempat menghadapi kendala cuaca dan kondisi tanah.
Monitoring kali ini dilaksanakan oleh dua personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aiptu Ferry A.P. dan Bripda Dio. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara dilaporkan tetap aman dan terkendali.
Langkah antisipatif ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mengawal program swasembada jagung hingga tuntas, sejalan dengan semangat PRESISI Polri di tengah masyarakat. (***)
